November 6, 2009 by tukangobatbersahaja
Saya suka sekali makan mie, kalo lagi males cari makan ke luar pasti deh saya makan Pop mie. Buat saya Pop mie itu enak Pop mie itu praktis * ga dibayar ama Indofood*. Bahkan Pop mie jadi dewa penolong kalo kelaparan dimalam hari. Cukup diseduh dengan air panas dan tunggu 3-5 menit… jadi deh.
Suatu hari, tatkala sedang makan pop mie, ayah saya coba untuk mencicipi dan katanya enak hehehe. Wal hasil sejak hari itu dan setiap senin kamis, menu wajib pembuka adalah pop mie di ruang hemodialisa. Saya pasti dengan siggap akan menyuapinya. Gambar diambil disini.
Ketika beliau berpulang tak ada lagi rutinitas senin kamis itu dan saya jadi tidak suka makan pop mie. Pop mie terasa hambar di lidah, yang ada cuma bendungan dimata yang siap luber ketika menyantapnya.
Namun sejak beberapa bulan terakhir saya belajar makan pop mie lagi. Awalnya sih agak hambar tapi lama-kelamaan saya bisa menikati rasa ayam bawang yang benar-benar rasa ayam bawang.
Ketika saya berpikir mengapa hal ini terjadi, saya sadar bahwa Pop mie bukan hanya sekedar mie seduh tapi didalamnya ada semangkuk cinta, kebersamaan, kehangatan keluarga dan semangat untuk hidup *ambil tissue*. Ketika menikmatinya saya merasa saya hadir kembali dalam kehangatan itu.
Mungkin experience yang sama pernah terjadi ketika saya menemukan coklat ayam jago di sebuah warung kecil. Ketika saya memakannya, semua memori yang lucu dan membahagiakan sewaktu kecil di Sorong teringat kembali. Berlarian, melewati bukit bersama teman-teman hitam hehehe.
Wah, nanti sore saya mau makan pop mie rasa ayam bawang lagi untuk mengenangmu.
Selamat Ulang tahun papa
06/11/2009
Posted in cerita, curhat, inspirasi, pengalaman | Tagged indofood, makan mie, pop mie, POP Mie rasa Ayam Bawang, POP Mie rasa Baso Spesial | 10 Comments »
November 3, 2009 by tukangobatbersahaja
Saya baru saja luput dari tragedi maut beberapa hari yang lalu. Tatkala saya sedang asyik duduk-duduk sambil internetan pake handphone kesayangan, tiba-tiba alis mata saya terasa gak sakit (letaknya 3cm dari bola mata). Saya sangat terkejut, marah dan sangat shock……….
“seseorang telah menembak saya!” pikir saya
Hal itu memang benar, 3 meter didepan saya seorang anak laki-laki (SD kelas 1, 6 tahun) sedang memegang pistol mainan ditangan kanannya. Dia hanya memandangi saya dengan tatapan kosong. Dalam hitungan detik, saya langsung berdiri, mendekat padanya dan mengambil senjata itu untuk saya musnahkan. “kenapa kamu menembak saya?” kata saya datar. Lalu si anak diam dan berkata: “tidak, saya tidak nembak kok!”. Tetapi saya tahu dia berbohong dari matanya yang tidak mau melihat saya. “Kamu bohong kan??” dan si anak hanya tertunduk diam. Gambar diambil disini.
Saya tahu dia adalah anak yang cukup nakal dilingkungannya, selalu saja membuat kekacauan…. tapi kenapa saya yang tidak tahu apa-apa harus jadi korban oleh ketololan anak 6 tahun karena peluru nyasar. Saya sangat emosi dan hanya terdiam, beberapa teman menenangkan saya.
Setelah kejadian itu dia langsung dimarahi oleh Ayahnya dan dia berjanji tidak akan mengulanginya didepan saya yang masih shock dan gemetaran. Tuhan begitu baiknya telah meluputkan saya dari kejadian yang akan membuat mata saya rusak/ buta. Saya hanya memeluk, memaafkannya sembari menenangkan dia yang menagis tersedu-sedu.
Lalu apa moral story-nya?
Meskipun anak ini bersalah tetapi saya yang melihat ini adalah kesalahan orang tuanya. Kok tega sekali ya, seorang ayah/ ibu membelikan pistol mainan kepada anak 6 tahun yang sudah jelas-jelas akan membahayakan diri sendiri dan orang lain disekitanya.
Kenapa orang tua menuruti semua keinginan anak?? itu hanya membuat kesenangan sesaat. Jika terjadi kekeliruan, si anak akan dimarahi, dipukul, kemudian orang tua senang karena telah mampu mendidiknya *so wrong*. Wahai orang tua, didiklah anakmu dengan bijak dan penuh kasih sayang.
Posted in cerita, edukasi, pengalaman | Tagged pistol, pistol gun, pistols, tragedi pistol maut | 7 Comments »
November 2, 2009 by tukangobatbersahaja

Butterfly don’t know the colour of their wings
but human know how nice it is
like you don’t know how good you are
but God know how special you are in His eyes
sumber gambar disini.
Posted in curhat, inspirasi, motivasi | Tagged butterflies, butterfly, butterfly garden | 8 Comments »
October 29, 2009 by tukangobatbersahaja
sejak lebih dari 10 th yg lalu saya pilek2an,dulu kt dokter tht saya alergi dingin dan diberi obat….saat mengkonsumsi obat memang pilek berkurang tp setelah obat habis…ya pilek lg….kata seorang dokter yg lain lg alergi itu TIDAK AKAN PERNAH SEMBUH alias kambuh2an…saya putus asa dan menerima pnyakit ini sbg nasib saya hrs pilek setiap pagi….
Tapi setahun belakangan ini bukan hanya pilek yang saya rasakan,selain pilek tiap pagi saya jd batuk2…apalagi klo malam hari yg dingin sekali,batuk2 semalamam sampe sesak napas saya….konsul lg k dokter katanya saya juga kena asma….yang karakternya sama saja dg pilek alergi dingin saya…..dapat kambuh bila pemicunya datang..
haruskah saya menjalani hidup saya dengan batuk dan pilek setiap hari sepanjang hidup saya dok??mohon bantuannya…Terima kasih. Nita.
Saya mengerti apa yang dirasakn mbak Nita, memang tidaklah mudah jika setiap hari harus mengalami batuk pilek. Seperti yang telah dikatakan dokter bahwa Mbak mengalami alergi dingin dan cara yang paling mudah untuk tidak terkena alergi adalah menghindari diri dari pemicu/alergen.
Mari sama-sama kita bahas lebih lanjut mengenai pemicu alergen…
Saya menyarankan bagi penderita alergi dingin cobalah untuk tidak menggunakan AC dirumah. Biarkan udara di rumah memiliki sirkulasi yang terbuka, artinya matahari bisa langsung masuk kedalam. Mungkin saja sinar matahari masuk namun kelembaban dirumah masih rendah. Untuk lebih pastinya coba deh beli thermohygrometer. Alat untuk mengecek suhu ruang dan kelembaban. Cek suhu dan kelembaban di rumah dan diluar lalu bandingkan. Bila perlu sedkit renovasi kamar tidur.
Saya pernah menjumpai pasien seperti mbak Nita, jika pergi ke luar rumah (Mall, pantai, Ancol, jalan-jalan) selalu sehat tetapi pas pulang ke rumah, ya sakit kambuhan lagi deh. Itu berarti segeralah kondisikan rumahnya dengan salah satu tempat tersebut. Selain itu jika sudah jam 5 pagi segera menggunakan selimut dan ketika pagi berjemur disinar matahari, bila perlu beli penghangat ruangan. Gambar diambil disini. *saya ga jualan alat-alat*.
Berpikir positif itu adalah harga mati. Bagi penderita alergi jika udah negatif thinking dan ditambah menangis maka sakitnya kan bertambah berat. Semua pasti ada jalan keluarnya. Selain itu tetaplah untuk berobat dan berkonsultasi ke dokter. Ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengurangi derita pilek dan batuk karena alergi. Minum Tremenza juga boleh kok tapi hanya untuk mengurangi loh bukan mengobati sampai ke akarnya. Untuk terapi pengobatan yang lebih tepat silahkan ke dokter spesialis. Ayo kamu pasti bisa
Posted in Farmasi, business, edukasi, health, obat, pengalaman, therapy | Tagged alergi dingin, obat alergi, obat alergi dingin, thermohygrometer | 7 Comments »
October 10, 2009 by tukangobatbersahaja
I will attend to CPHI Madrid 2009. Wow, seems like a dream come true.
Business and pleasure *muah muah muah*. Many people from all nations from pharmaceutical industry will go to Madrid. One company from Indonesia have booth stand Exhibitor. Great!

Dinner with flamenco performance, see Royal Palace and of course go to Puerto de Sol, Plaza Espana, and Cervantes Monument and many more. Maybe if i have time i can go to Santiago Bernabeu stadium. Beautiful hotel in Madrid, easy to go around just bring map. Picture from here.
PS: jagan lupa bawa long john biar ga kedinginan
Posted in Farmasi, business, cerita, curhat, inspirasi, pengalaman, resensi, travel | Tagged Cervantes Monument, CPHI Madrid, flamenco performance, hotel madrid, hotels madrid, madrid, madrid map, Plaza Espana, Puerto de Sol, Royal Palace, Santiago Bernabeu stadium | 11 Comments »
October 6, 2009 by tukangobatbersahaja
Teman saya pernah kutu-an sewaktu SMP hehehe. Ga tahu deh, nular dari mana… yang pasti katanya sang kutu sering menggigit kalo lagi upacara bendera *garuk-garuk kepala* dan tidak akan menggigit kalo baru selesai keramas. Udah pake serit [sejenis sisir bergigi rapat untuk sisiran dan mencari kutu]. Setiap pulang sekolah, mamanya pasti akan bertugas mencari kutu hehehe. Mulai dari telur, kutu muda, kutu tua, kutu kupret… Saat yang paling seru kalo udah ketemu terus dipites (dibunuh pake kuku… mampus deh kutu kupret).
Meski sudah diserit dan pernah pake obat kutu namun tetap saja sang kuku belum mati. Kutunya mungkin mati tapi telur-telurnya masih hidup dan terus beranak pinak. Sampai suatu hari yang edan dia menemukan formula rahasia… tidak kasih tahu mamanya, mungkin udah despreate kali ya… beli obat nyamuk semprot Baygon terus keramas dan ditunggu sampai beberapa jam. Alhasil pas keramas kutunya berguguran jatuh dan mati HORE HORE HORE HORE. Kini rambutnya bebas dari kutu namun sejak hari itu rambutnya yang harus dan lurus jadi berubah kaku dan kasar
Saya masih punya cerita sebenarnya dari teman kuliah…..
Teman saya bercerita kalo dia puya seorang teman yang hobby manjangin rambut gimbalnya. Entah karena perawatan yang kurang atau duit tipis atau pengetahuan kurang. Btw, temen saya sering keramas lho… sampai suatu ketika dia mulai sering gatal-gatal. Mungkin pikirnya ketombe, lagi pula mungkin cowok anti/malu deh sama adegan garuk menggaruk. Akhirnya dia minta temannya untuk mencukur saja rambut gimbalnya. Gambar diambil disini.
Setelah dipotong memang ada beberapa kutu yang terlihat… wajarlah. Setelah dicukur tinggal beberapa centimeter terdapat seperti luka-luka dikepala, seperti cekungan-cekungan kecil dipermukaan kulit rambut… ternyata kutunya sudah hidup dan membuat koloni *teman saya langsung mau muntah lihatnya* AAAAAAARRRRRRRRHHHHHHHHHH…IIIIIIHHHHHHHHHHHH
Sepertinya bukan meraka berdua yang pernah kutuan, mungkin semua waktu masih kecil pernah kutuan… atau udah segede gajah baru kutuan hehehe. Biasanya kita pake obat kutu seperti Peditox buat menghilangkan kutu rambut. Sebagian ada yang berhasil namun ada yang tidak, padahal belum tentu semua obat kutu aman karena mengandung pestisida/ insektisida. Lihat kesini untuk pengobatan yang bener.
Ada yang pernah kutuan juga? gimana cara ampuh menghilangkannya.
Posted in cerita, edukasi, inspirasi, obat, pengalaman | Tagged gatal karena kutu, kutu kupret, mengobati kutu rambut, obat kutu | 11 Comments »
October 2, 2009 by tukangobatbersahaja

Hari ini kami kompak pake Batik. Memang, di kantor tidak ada peraturan pake batik setiap jumat. Bangsa Indonesia emang lagi semangat karena tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan Batik sebagai warisan budaya Indonesia.
Memang sih tidak ada bedanya dengan saya karena setiap Jumat saya sempatkan untuk pake batik tapi hari ini hampir semua orang dikantor pake batik… bagus-bagus lagi batiknya. Selamat hari Batik
Motif batik saya baguskan?
note: turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi korban Gempa 7.6 SR di Padang-Pariaman dan Jambi
Posted in business, cerita, inspirasi, pengalaman | Tagged 2 oktober 2009, batik, UNESCO, warisan budaya | 6 Comments »
September 29, 2009 by tukangobatbersahaja

Kepala saya mulai pusing, mumetz… sepertinya saya sedang stress hehehe
Sayang cuma gambar ini yang saya temukan untuk mendeskripsikan apa yang dilalui hari ini.
Stress ternyata dapat menyerang siapa saja, tua-muda, cowok-cewek, kaya-miskin, gelap-terang….
Besok saya pasti jauh lebih baik
PS; gambar diambil paksa disini.
Posted in curhat, pengalaman | Tagged stress | 11 Comments »
September 19, 2009 by tukangobatbersahaja
Lebaran tiba… lebaran tiba.
Mau pilih Minggu atau Senin tidak masalah… Lebaran telah tiba. Suara gema takbir sudah mulai terdengar bersamaan dengan suara petasan dan kembang api yang menerangi malam cerah setelahsempat diguyuh hujan deras tadi sore
Lebaran begitu spesial karena lampu sudah menyala hehehe.
Selamat Lebaran ya, minal aidin wal faidzin…
Maaf ya kalo ada komen ga terbales atau jarang maen ke rumah para sahabat.
Mohon maaf lahir dan batin
Posted in Farmasi | 8 Comments »
Menjawab Email
October 27, 2009 by tukangobatbersahaja
Seperti saya sedang terkena virus M1H3 *Malas hehehe*
*ditimpuk rame-rame*
Sepulangnya dari Madrid, saya harus menjawab banyak email. Terus terang saya rada kewalahan juga, belum lagi menjawab komen-komen. Rasanya ingin sekali tidak menjawab tapi terkadang mereka bertanya lagi: “kok komen saya belum dibalas?”. Well, akhirnya tidak sempat membuat postingan hanya menjawab komen. Saya punya rasa bersalah kalo ga menjawab terlebih mengenai penyakit dan obat. Saya jadi harus baca buku lagi *kucek-kucek mata*. Gambar diambil disini.
Mungkin ini resiko jadi seleb blog hehehe
*dipentung*
Godibagnya keren
, pak Tifatul Sembiring berasa seperti artis ibukota, maaf pantunnya ga banget deh hehehe *ditimpuk*
Posted in cerita, curhat | Tagged comment, email, komen | 6 Comments »